»
Anda Sedang Membaca...
Artikel, Berita

Aplikasi chatting buat manusia lebih baik atau buruk?

Popularitas aplikasi chatting, khususnya di Indonesia menjadi semacam gaya hidup baru dalam beberapa tahun ini. Ada beragam penelitian yang dilakukan untuk menganalisis popularitas aplikasi chatting dengan sisi sosial manusia.Saat ini ada beragam aplikasi chatting seakan menjadi satu hal yang sangat diminati oleh para pengguna perangkat mobile melebihi aplikasi-aplikasi lainnya.

Bahkan ada anggapan bahwa perangkat mobile jenis apapun menjadi kurang lengkap apabila tidak support dengan aplikasi pengiriman pesan singkat dan instan, seperti WhatsApp, WeChat, Line, BlackBerry Messenger (BBM), KakaoTalk, Kik dan sejenisnya.

Pengguna perangkat mobile. ©Hlntv.com

Pengguna perangkat mobile. ©Hlntv.com

Kepopuleritasan aplikasi chatting ini semakin tinggi karena biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan serta memanfaatkan layanan tersebut lebih murah dan terjangkau apabila dibandingkan dengan sistem pengiriman pesan konvensional seperti SMS.

Bahkan di tahun 2013 lalu, jumlah pesan yang dikirimkan melalui aplikasi chatting sudah melampaui jumlah pesan yang dikirimkan menggunakan SMS, menurut Informa.

Sebuah penelitian lain juga mengungkapkan bahwa banyak pengguna perangkat mobile lebih nyaman menggunakan aplikasi chatting karena dalam satu menit saja, mereka dapat saling berbalas pesan pendek, baik yang berupa tulisan, gambar atau video dengan bebas, tanpa memikirkan harga nominal per pesan yang dikirimkan, seperti yang dipatok oleh layanan pesan SMS.

Namun, menurut sebuah penelitian yang pernah dilakukan sekitar tahun 2012 lalu oleh Dr James Roberts dari Baylor’s Hankamer School of Business di Texas, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa sebuah perangkat mobile adalah sebuah bagian dari budaya konsumeritis modern manusia. Dia juga menjelaskan bahwa kecanduan akan beraktivitas dengan menggunakan aplikasi chatting didorong oleh sisi materalisme dan impulsif.

Bahkan, James mengatakan bahwa perangkat mobile beserta aplikasi chatting di dalamnya tidak hanya berdiri sebagai alat konsumeristis saja, melainkan lebih ke penanda status sosial serta dapat merusak suatu hubungan.

Tidak hanya itu saja, ada beberapa orang yang merasa ‘terbuang’ ketika perangkat mobile yang mereka punyai tidak support dengan aplikasi chatting.

Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa dengan menggunakan aplikasi chatting, ada kecenderungan bagi sebagian orang dapat leluasa untuk melakukan perselingkuhan secara tersembunyi dan aman.

Walaupun menurut beberapa peneliti bahwa aplikasi chatting memiliki sisi negatif, namun beberapa peneliti lainnya mengungkapkan sisi positif dari ketersediaan aplikasi pengiriman pesan instan tersebut.

Menurut Hisao Ishii seorang peneliti dari Jepang mengatakan bahwa komunikasi dengan menggunakan aplikasi chatting merupakan salah satu cara bagi seseorang untuk dapat terus terhubung dengan orang-orang lain tanpa batas waktu dan jarak.

Hal senada juga diungkapkan oleh David Lewis, seorang psikolog dari Inggris. “Perangkat mobile dengan aplikasi chatting di dalamnya awalnya seperti sebuah kotak saja, namun sekarang ini sudah menjadi ‘tempat bermain’ yang menyenangkan karena setiap orang dapat melakukan aktivitas komunikasi dengan leluasa.”

Perangkat mobile beserta aplikasi chatting sekarang ini akhirnya seperti sudah mengakar dan dibutuhkan oleh khususnya para generasi muda untuk tetap ‘kep in touch’ dengan sesamanya.

Tentunya akan banyak beragam opini dan pandangan akan popularitas suatu aplikasi chatting yang terus populer ini. Mulai dari yang beranggapan bahwa aplikasi tersebut merusak sisi sosial manusia dan menggantikan aktivitas fisik, ada pula yang menganggapnya sebagai bentuk komunikasi era modern.

Pada akhirnya, semua kembali ke kalimat, “segala hal yang dilakukan secara berlebihan pastinya akan memiliki sisi negatif yang juga merugikan manusia itu sendiri.” Bagaimana menurut Anda?

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : merdeka.com/teknologi/aplikasi-chatting-buat-manusia-lebih-baik-atau-buruk
Advertisements

About Guru Komputer

Partnering with you for a better world of work

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

facebook twitter google plus

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 1,354 other followers

%d bloggers like this: