»
Anda Sedang Membaca...
Berita

Simplelocker, Malware Yang Mengancam Perangkat Android Anda

Pesatnya pertumbuhan sistem operasi Android kini menjadi banyak target kejahatan bagi sebagian orang. Pihak-pihak tidak bertanggung jawab tersebut mencoba mencari keuntungan dengan membuat program-program jahat atau malware yang membahayakan perangkat Anda dan informasi yang ada di dalamnya.

Kini malware baru mengancam perangkat Android Anda. Malware tersebut mampu mengunci foto, video, dan dokumen, kemudian meminta Anda untuk membayar sejumlah uang tebusan jika ingin file-file tersebut dikembalikan secara aman.

ilustrasi ©en-erteam.nprotect.com

ilustrasi
©en-erteam.nprotect.com

Malware trojan yang bekerja seperti teroris ini bernama Simplelocker, seperti yang diberitakan Ars Technica. Beberapa ahli keamanan mengatakan bahwa Simplelocker ini masih dalam fase proof-of-concept. Meskipun masih hanya sebatas konsep, namun Simplelocker ditengarai bersiap merilis massal serangannya.

“Simplelocker akan memindai seluruh SD card mencari file foto, dokumen, atau multimedia dengan ekstensi: jpeg, jpg, png, bmp, gif, pdf, doc, docx, txt, avi, mkv, 3gp, mp4, dan mengenkripsikan itu semua menggunakan metode AES (Advanced Encyption Standard)” ucap peneliti antivirus Eset, Robert Lipovsky, pada postingan blognya.

Simplelocker pertama kali muncul di Eropa Timur, setelah pengguna menginstal aplikasi tersebut, mereka akan dikirimi SMS sebagai berikut:

”WARNING your phone is locked!
The device is locked for viewing and distribution child pornography , zoophilia and other perversions.
To unlock you need to pay 260 UAH.
1. Locate the nearest payment kiosk.
2. Select MoneXy
3. Enter {REDACTED}.
4. Make deposit of 260 Hryvnia, and then press pay.
Do not forget to take a receipt!
After payment your device will be unlocked within 24 hours.
In case of no PAYMENT YOU WILL LOSE ALL DATA ON your device!”

Pihak Eset sendiri menyarankan untuk tidak membayar tebusan yang ditujukan hacker tersebut. Karena belum diketahui apakah ketika membayar sejumlah dana yang diminta melalui PayPal atau metode lain, memberikan kepastian bahwa dokumen korban akan kembali dalam bentuk aman.

Walaupun begitu, pengguna bisa saja mengembalikan data dengan melakukan reboot perangkatnya secara manual kemudian masuk ke safe mode. Lalu memulihkan AES Key yang disimpan di folder malware tersebut. Memang butuh upaya lebih teknis, setidaknya korban Simplelocker tidak pasrah begitu saja.

Jadi, jaga dengan baik perangkat Android Anda, install Antivirus, dan jangan sembarang mengunduh aplikasi yang belum jelas.

 

 

Sumber : trenologi.com/2014061138481/simplelocker-malware-yang-mengancam-android-anda
Advertisements

About Guru Komputer

Partnering with you for a better world of work

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

facebook twitter google plus

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 1,354 other followers

%d bloggers like this: