Tanggal Cantik, Google Buka “Data Center” di Asia

KOMPAS.com – Mungkinkan Google percaya Feng Shui bahwa angka cantik bisa membawa berkah? Bisa jadi, sebab di tanggal cantik (11/12/13), Rabu kemarin, yang terjadi sekali dalam sejarah ini Google meresmikan dua pusat data (data center) baru untuk wilayah Asia Pasifik. Kedua data center Google tersebut menjadi yang pertama berada di Asia.

Dalam blog resmi Google Asia Pacific, Google mengatakan bahwa penempatan data center di Asia sejalan dengan rencana perusahaan mengejar pertumbuhan Internet di Asia.

Kedua data center yang telah beroperasi tersebut masing-masing terletak di Taiwan dan Singapura. Untuk dua data center ini, Google menginvestasikan 600 juta dollar AS secara bertahap.

Rencana Google dalam membangun data center di Asia telah digadang-gadang sejak dua tahun lalu. Dan semenjak itu, pertumbuhan Internet di Asia diakui Google sangat luar biasa hingga kini. Jumlah pengguna Internet di India telah naik dua kali lipat, dari 100 juta menjadi 200 juta. Menurut Google, Amerika Serikat sendiri butuh waktu enam tahun untuk mencapai prestasi tersebut.

Sementara antara Juli hingga September, terdapat lebih dari 60 juta penduduk Asia yang mulai berkenalan dengan internet mobile. Angka tersebut sama dengan dua kali jumlah penduduk Kanada atau tiga kali penduduk Australia. Google percaya angka ini akan terus tumbuh.

Di Taiwan, data center Google berada di fasilitas di daerah Changhua. Berdiri di atas lahan 15 hektar. Data center ini memiliki teknologi pendingin yang diklaim Google ramah lingkungan dengan memiliki turbin angin dan pendingin air. Saat malam, air didinginkan dan disimpan. Air yang telah dingin tersebut kemudian digunakan untuk mendinginkan server saat siang.

Sementara data center di Singapura berada di tengah lingkungan urban. Google mendirikan bangunan tiga lantai ini di tengah-tengah sekolah dan apartemen. Seperti kantor-kantor Google lainnya yang memiliki tema, gedung data center Google dibuat semenarik mungkin.

Seperti pipa-pipa pendingin air yang diberi warna khas Google, merah, kuning, hijau, dan biru. Sementara untuk interior gedung data center yang di Singapura, Google meletakkan centerpiecerobot ala Transformers seberat 400 kg.


Centerpiece robot ini menghiasi gedung data center Google di Singapura

Google mengajak penggunanya berkeliling ke data center miliknya secara virtual dengan mengunjungi halaman, http://www.google.com/about/datacenters.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *