Apa Sih Metode Tambah Bayar di SBMPTN?

iO5YA4I9Bw

 

JAKARTA – Hampir tiga pekan sejak pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dibuka, ternyata masih banyak calon mahasiswa yang kurang paham dengan metode tambah bayar itu.

Demikian disampaikan Kepala Hubungan Masyarakat Panitia SBMPTN dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Ismaini Zain. Dia menjelaskan, tahun ini tersedia tiga paket ujian dalam SBMPTN, yakni Saintek yang dulu disebut IPA, Sosial Humaniora (Soshum) yang dulu disebut IPS, dan Campuran yang biasa disebut IPC.

Untuk mengikuti paket Saintek atau Soshum, calon mahasiswa diwajibkan membayar sebesar Rp175 ribu. Sementara untuk mengikuti ujian paket Campuran calon mahasiswa wajib membayar uang pendaftaran sebesar Rp200 ribu.

Menurut Ismaini, yang membuat calon mahasiswa bingung adalah tata cara pembayaran, yakni metode tambah bayar. Pasalnya, kabar metode tersebut masih simpang siur.

Metode tambah bayar, lanjutnya, dapat dilakukan oleh beberapa jenis peserta SBMPTN, yakni peserta yang ingin berganti paket ujian dari Saintek atau Soshum ke paket Campuran atau sebaliknya. ”Mereka diwajibkan untuk menambah pembayaran sebesar Rp25 ribu untuk mengganti paket jika data belum permanen,” kata Ismaini, sepeti dikutip dari ITS Online, Jumat (31/5/2013).

Belum permanen, maksudnya, calon mahasiswa belum melakukan penyimpanan tahap akhir, sehingga paket yang telah dipilih dapat diubah. Sementara itu, untuk berpindah dari Campuran ke Saintek atau Soshum, calon mahasiswa tidak akan mendapatkan uang kembali dan tidak perlu melakukan pendaftaran ulang ke sistem SBMPTN.

“Calon mahasiswa cukup tidak datang pada salah satu ujian paket Campuran tersebut. Misalnya, dia memilih Saintek, dia tidak perlu ikut ujian Soshum di siang hari kedua itu. Cukup pagi saja ikut Saintek,” ujar dosen jurusan Statistika ITS itu.

Metode tambah bayar juga digunakan untuk peserta yang ingin mengambil program studi yang mewajibkan uji ketrampilan. Setiap satu kali uji keterampilan, calon mahasiswa melakukan tambah bayar sebesar Rp150 ribu.

“Sengaja dimasukkan ke metode tambah bayar karena acapkali calon mahasiswa masih bingung dengan jurusan yang akan dipilih. Sehingga dengan metode ini, mereka bisa berpikir dengan matang terlebih dahulu di rumah, baru menambah bayar jika sudah mantap dengan pilihannya,” jelasnya.

Sumber: http://kampus.okezone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *