“Kehadiran PTN Selamatkan Siswa dari Kerugian UN”

OXYogU9vLt

JAKARTA – Banyak kalangan beranggapan pelibatan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pengawasan ujian nasional (UN) sebagai respons atas ketidakpercayaan pemerintah pada pihak sekolah.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab menilai anggapan itu tidak tepat, karena keterlibatan PTN untuk membantu siswa peserta UN.

“Justru kehadiran PTN menyelamatkan siswa agar tidak dirugikan. Karena dulu kalau lembar jawaban UN (LJUN) tidak terbaca pemindaian (scan) ya sudah,” kata Rochmat, saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X, seperti dikutip dari laman Kemendikbud, Senin (29/4/2013).

Menurut dia, sekarang pemindaian dilakukan dengan teliti. Apabila ada yang tidak terbaca akan dicek kembali. “Mungkin ada yang kurang hitam atau rusak saat menghitamkan,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia menambahkan, UNY telah berkoordinasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam melakukan image scanner.

Hal senada juga diungkapkan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Bedjo Sujanto. Ia mengatakan, secara umum pembagian LJUN di wilayah Jakarta tidak memiliki kendala ketika dilakukan pemindaian.

“Kami menangani 27 rayon dan selama ujian berlangsung memang ada keluhan dengan lembar jawaban namun sampai hari ini tidak ada masalah dengan pemindaian,” ujarnya.

Dijelaskannya, peran serta PTN dalam pemindaian LJUN diharapkan berjalan dengan baik dan lancar sehingga jadwal pengumuman hasil UN pun bisa tepat waktu.

Sumber: http://kampus.okezone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *