Programer Wanita Diajak untuk Belajar Bisnis

female dev

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengembang aplikasi (developer) wanita tidak hanya harus memiliki bekal pengetahuan mengenai menyusun kode-kode (coding) saja. Saat ini, agar dapat terus bersaing, developer wanita diharapkan memiliki pengetahuan mengenai dunia bisnis di bidang teknologi. Menyadari hal tersebut, Kibar, sebuah perusahaan konsultan di bidang teknologi dan kreatif, melalui sebuah inisiatif bernama FemaleDev, mengadakan sebuah diskusi dan seminar bertema “Women Entrepreneurship in Technology” pada Minggu (21/4/2013). Acara ini, selain bertujuan untuk menjadi ajang berjejaring bagi para developer wanita, juga untuk berbagi ilmu mengenai bagaimana mereka dapat menjadi pebisnis di bidang teknologi.

Sekadar informasi, FemaleDev adalah jejaring pengembang teknologi wanita pertama di Indonesia. Inisiatif ini dilakukan dengan tujuan agar para developer wanita dapat saling berkolaborasi dan menciptakan karya teknologi.

“Kita percaya bahwa wanita mampu mengembangkan aplikasi, tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk masyarakat lebih luas. FemaleDev bertujuan mendorong wanita untuk memahami teknologi, sehingga ke depannya mereka bisa menciptakan ide kreasi mereka sendiri,” ujar Yansen Kamto, CEO Kibar, dalam rilis pers yang KompasTekno terima, Rabu (24/4/2013).

Pada acara ini, hadir beberapa pembicara ternama, seperti Dennis Adishwara, CEO Layaria; Ambar Sari Dewi, Google Policy Research Fellow; Benny Fajarai, CEO Kreavi; Vivi Siska, Google Student Ambassador; dan Retno Ika Savitri, Founder of MapplePop, Inc., Mobile Apps Developer.

Para pembicara tersebut membawakan berbagai topik terkait wanita dan teknologi. Salah satunya adalah Ambar Sari Dewi yang membahas mengenai bagaimana pengaruh teknologi informasi dan komunikasi bagi wanita penggiat UKM.

Event ini merupakan lanjutan dari berbagai workshop yang dilakukan di 5 kota besar sejak Februari 2013, yaitu di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan.

Ke depannya, FemaleDev juga akan secara berkala mengadakan sesi pertemuan khusus bagi para perempuan peminat dan penggiat teknologi, dengan berbagai format yang bersifat praktis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *